logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

With a post-modernist perspective, Prof. Ariel doubts the various ”revivals of Pancasila” which, according to him, could be absurd.

Memuat data...

Meskipun telah terbit Keputusan Presiden Joko Widodo No 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni, namun ”desoekarnoisasi” ide Pancasila ini belum “diputihkan”.

Memuat data...

For the umpteenth time, eradicating the sexual abuse of women and (male and female) children has been hard to carry out due to political constraints.

Memuat data...

During each commemoration of Pancasila Sanctity Day, our national consciousness seems to be taken back by traumatic memories of being trapped in the shadow of hostility.

Memuat data...

Dalam kehidupan suatu bangsa, kepahitan sejarah harus meratakan jalan bagi pencarian kesejatian makna bernegara. Bahwa negara ini didirikan untuk meraih kebahagiaan

Memuat data...

Memilih MPR langsung oleh rakyat adalah manifestasi hak demokratis, tetapi memilih presiden langsung justru mengkhianati prinsip permusyawaratan dan perwakilan.

Memuat data...

Jangan lupa bahwa sejarah memiliki peran ideologis, mewariskan sejarah bangsa untuk memperkuat ”nation and character building”, inilah karakteristik yang melekat pada mata pelajaran Sejarah Indonesia.

Memuat data...

Ki Hadjar Dewantara (1950) explains in his analysis titled “Pancasila” that the Preamble to the 1945 Constitution contains the aspirations of national struggle.

Memuat data...

Lewis is one of the prominent figures in relating the development of Islam to cultural factors.

Etos Bangsa

Opini ·
Memuat data...

Apabila nilai-nilai Pancasila sudah membudaya ke segala aspek kehidupan bangsa, dapat dikatakan bahwa etos budaya kolektif kita adalah Pancasila.

Halaman 1