logo Kompas.id
InternasionalPerang Saudara di Myanmar di Depan Mata, China Ubah Sikap

Perang Saudara di Myanmar di Depan Mata, China Ubah Sikap

Pemerintah China mengubah sikapnya dengan mendukung transisi demokrasi di Myanmar. Perubahan itu tidak terlepas dari kepentingan bisnisnya yang terancam apabila Myanmar terjerembap dalam perang saudara.

Oleh Mahdi Muhammad
· 1 menit baca
Memuat data...
HANDOUT / VARIOUS SOURCES / AFP

Foto tangkapan atas tayangan video yang dikirim ke AFP TV dari sumber yang tidak disebutkan identitasnya pada 27 Maret 2021 ini memperlihatkan seorang pengunjuk rasa mengarahkan senapannya saat para pengunjuk rasa bentrok dengan aparat keamanan junta di Mandalay, Myanmar.

NEW YORK, KAMIS — Pemerintah China mengubah sikapnya terkait situasi di Myanmar dengan menyatakan keinginannya untuk melihat transisi demokrasi di negara itu. Pada saat yang sama, Beijing juga mendukung langkah Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara, seperti yang pernah dilontarkan Presiden Joko Widodo, untuk mengadakan pertemuan puncak para pemimpin negara anggota ASEAN guna membahas krisis di Myanmar.

Meski begitu, China tetap konsisten menentang penggunaan sanksi ekonomi terhadap Myanmar. Pernyataan dukungan untuk transisi demokrasi di Myanmar disampaikan Duta Besar China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Zhang Jun dalam pertemuan tertutup Dewan Keamanan (DK) PBB, Rabu (31/3/2021) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Muhammad Samsul Hadi
Bagikan
Memuat data..