logo Kompas.id
InternasionalMyanmar, ASEAN, dan Peluang Indonesia

Myanmar, ASEAN, dan Peluang Indonesia

Ironis, di satu sisi Tatmadaw menyerukan demokrasi, tapi di sisi lain mereka melanggar prinsip-prinsip demokrasi dan tidak memercayai mekanisme demokratis.

Oleh B Josie Susilo Hardianto
· 0 menit baca
Memuat data...
AFP/SAI AUNG MAIN

Warga menyaksikan sebuah kendaraan lapis baja melintas di jalan raya di Yangon, Minggu (14/2/2021). Militer mulai dikerahkan menyusul rangkaian unjuk rasa di kota-kota besar di Myanmar.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Bonifasius Josie Susilo H
Memuat data..