logo Kompas.id
Politik & HukumCalon Hakim Agung yang...

Calon Hakim Agung yang Istimewa Tak Disetujui, yang Diduga Bermasalah Justru Disetujui

Dalam rapat yang digelar tertutup, Komisi III DPR menyetujui 7 dari 11 calon hakim agung. Dari ketujuh calon, salah satunya diduga bermasalah. Adapun yang mendapatkan penilaian istimewa dari KY justru tak disetujui.

Oleh
Dian Dewi Purnamasari/RINI KUSTIASIH
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/6OK743PisSJPzee66SBAOHDY354=/1024x473/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F09%2FIMG_20210921_095225_1632196527.jpg
KOMPAS/DIAN DEWI PURNAMASARI

Ketua Komisi III DPR Herman Herry menerima berkas pandangan dari kelompok Fraksi Demokrat di Komisi III terkait dengan uji kelayakan dan kepatutan calon hakim agung, Selasa (21/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS — Komisi III DPR menyetujui tujuh dari sebelas calon hakim agung yang diajukan oleh Komisi Yudisial. Salah satu di antaranya yang dilaporkan bermasalah oleh Koalisi Masyarakat Sipil Pemantau Peradilan. Adapun calon yang dinilai istimewa oleh Komisi Yudisial justru tak disetujui.

Rapat pleno Komisi III DPR dengan agenda pengambilan keputusan seusai uji kelayakan dan kepatutan digelar secara tertutup selama sekitar 30 menit, di ruang rapat Komisi III DPR, Gedung DPR, Jakarta Selasa (21/9/2021). Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPR Herman Herry dan dihadiri 21 anggota Komisi III secara langsung. Selain itu, ada pula anggota Komisi III yang mengikuti secara daring.

Editor:
Antonius Ponco Anggoro
Bagikan