logo Kompas.id
OpiniTajuk RencanaKawal Implementasi Pindah Ibu Kota Negara

Kawal Implementasi Pindah Ibu Kota Negara

Sejumlah tujuan ditetapkan dalam Pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur. Salah satunya mendongkrak gravitasi ekonomi RI sehingga tak terpusat di Jawa.

Oleh Redaksi
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Priyombodo

Foto udara bentang jembatan Pulau Balang di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (10/03/2021). Jembatan ini menghubungkan Balikpapan dan Penajam Paser Utara melalui Teluk Balikpapan yang terdiri dari bentang panjang dan bentang pendek. Saat ini, jembatan tersebut sudah melalui uij beban. Jembatan ini belum dapat dilalui karena jalan pendekat di sisi Balikpapan belum rampung dikerjakan.

Rencana pemindahan Ibu Kota disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan di depan sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 16 Agustus 2019.  Ketika itu, presiden meminta izin untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Pulau Kalimantan, yang kemudian dipastikan berlokasi di Kaltim.

Hampir dua tahun berselang setelah pengumuman presiden itu, informasi terkait rencana pemindahan Ibu Kota ibarat timbul tenggelam. Awal Maret 2021, dalam wawancara dengan tim Kompas, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, menyampaikan beberapa pernyataan krusial terkait Ibu Kota baru.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Adi Prinantyo
Memuat data..