logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanDi Balik Urgensi Pendidikan...

Di Balik Urgensi Pendidikan Seksualitas

Mengarungi perubahan biologis tubuh diikuti dengan emosional tak mudah. Karena itu, anak dan remaja perlu mengakses pendidikan kesehatan reproduksi dan senantiasa berkomunikasi dengan guru ataupun orangtua.

Oleh
Mediana
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/B3WTK2V9Z-_8adLBZulAR0m9Gng=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F04%2F6635d831-b8af-4e12-a758-f900af1df304_jpg.jpg
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Siswa berkumpul di sekolah untuk mengikuti kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dan kelas di SD Yayasan Penddikan Kristen Inam Jandurau, Distrik Kebar Timur, Tambrauw, Papua Barat, Sabtu (17/4/2021). Selain untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah yang berada di kawasan Lembah Kebar, kegiatan tersebut untuk mempersiapkan ruang kelas yang akan digunakan para siswa kelas VI mengikuti ujian sekolah.

Serial terkenal Sex Education di Netflix mendapat banyak pujian di dunia. Serial yang kini memasuki musim ketiga menggabungkan komedi remaja yang jujur serta penawaran gambaran utuh tentang siswa sekolah menengah menghadapi seksualitas dan dinamika persetujuan (consent).

Pada musim pertama, serial ini berpusat pada pengalaman Otis, remaja laki-laki berusia 16 tahun, dan ibunya, Jean, seorang terapis seks. Otis tumbuh di rumah yang berpura-pura positif terhadap seksualitas meskipun sebenarnya dia tidak nyaman membicarakan tentang seksualitas.

Editor:
evyrachmawati
Bagikan