logo Kompas.id
Politik & HukumBupati Banggai Laut Diduga Korupsi untuk Biaya Kampanye

Bupati Banggai Laut Diduga Korupsi untuk Biaya Kampanye

Sekalipun ditahan KPK dan berstatus tersangka, Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo tetap bisa ikut dalam Pilkada Banggai Laut 2020 dan dipilih 9 Desember mendatang. Atas penindakan oleh KPK itu, PDI-P pecat Wenny Bukamo.

Oleh PRAYOGI DWI SULISTYO
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Wawan H Prabowo

Para pihak yang diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait operasi tangkap tangan yang menjerat Bupati Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Wenny Bukamo tiba di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Jumat (4/12/2020). Wenny Bukarno tidak ikut diterbangkan ke Jakarta karena dinyatakan reaktif Covid-19 seusai menjalani tes cepat Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS — Bupati Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Wenny Bukamo yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi ditengarai melakukan korupsi untuk biaya kampanyenya dalam Pemilihan Kepala Daerah Banggai Laut 2020. KPK menyatakan, koruptor yang menyebabkan kerugian saat negara dan rakyat kesulitan menghadapi pandemi Covid-19 bakal dituntut maksimal.

Wenny yang merupakan politisi PDI-P maju kembali sebagai calon bupati dalam pemilihan bupati/wakil bupati Banggai Laut 2020. Ia ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan pada Kamis (3/12/2020). Ia diduga menerima hadiah atau janji terkait pengadaan barang atau jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Laut tahun anggaran 2020.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antonius Ponco Anggoro
Memuat data..