logo Kompas.id
Politik & Hukum”Omnibus” Atasi Obesitas Regulasi

”Omnibus” Atasi Obesitas Regulasi

Pemerintah membuka dialog bagi pihak-pihak yang menolak RUU Cipta Kerja. ”Omnibus law” sesungguhnya untuk menjawab keluhan publik. Di sisi lain, komunikasi politik untuk RUU sapu jagat itu terus dijalin.

Oleh ZAK/RAM/RTG/NIK/BRO/REK/BOW
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ISMAIL ZAKARIA

Wakil Presiden Ma’ruf Amin, didampingi (paling kiri-paling kanan) Wali Kota Mataram Ahyar Abduh, Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah, Ketua Umum Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Armuji, dan Ketua DPRD Kota Mataram Didi Sumardi, memukul gendang sebagai tanda dibukanya Musyawarah Nasional V Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia di Mataram, Rabu (11/3/2020).

MATARAM, KOMPAS — Pemerintah menekankan, pembentukan undang-undang bermetodekan omnibus untuk menjawab keluhan publik atas kompleksitas dan obesitas regulasi di Indonesia. Jika kemudian ada norma di dalam rancangan undang-undang sapu jagat yang ditolak publik, pemerintah bersama DPR terbuka untuk berdialog.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan hal itu saat membuka Musyawarah Nasional V Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (11/3/2020). Musyawarah itu mengusung tema ”Respons Daerah Menyambut ’Omnibus Law’: Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Menuju Indonesia Maju”.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antonius Ponco Anggoro
Memuat data..