logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanWisata dan Kehidupan di Sekitar Borobudur Tahun 1895

Wisata dan Kehidupan di Sekitar Borobudur Tahun 1895

Padahal, Elizabeth R Scidmore menilai, berbeda dengan sejarah agama di Timur Tengah, keberadaan budaya Jawa membuat masyarakat bisa menerima ajaran baru dan meninggalkan kepercayaan lama dengan cara damai.

Oleh Iwan Santosa
· 1 menit baca
Memuat data...
KITLV

Borobodur sekitar tahun 1890.

Sejak penemuan Candi Borobudur oleh Letnan Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles pada tahun 1814, orang Eropa pun berduyun-duyun datang mengunjungi Borobudur yang disebut sebagai salah satu mahakarya peradaban manusia. Pada tahun 1895, perempuan-wartawan pertama National Geographic, Eliza Ruhamah Scidmore, bersama teman-temannya datang mengunjungi Candi Borobudur dan membuat catatan menarik tentang Borobudur yang dituliskan dalam buku Java The Garden of The East.

”Kami menginap di pesanggrahan milik Pemerintah Hindia Belanda. Dari teras besar di penginapan terlihat dua sisi Candi Borobudur samar-samar di kejauhan berdiri menjulang,” Eliza R Scidmore mengawali catatan perjalanannya di Borobudur. 

Editor: Sarie Febriane
Bagikan
Memuat data..