Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Akronim kerap digunakan pemerintah untuk menyampaikan pesan atau kebijakan tertentu kepada publik. Namun, penggunaan akronim belum tentu bisa efektif. Harus ada sejumlah syarat terpenuhi. Apa saja itu?

Memuat data...

Selama pandemi, Jerman dibanjiri kata baru. Leibniz-Institut für Deutsche Sprache, lembaga bahasa di Universitas Mannheim, mencatat lebih dari 1.200 kosakata baru dalam bahasa Jerman terkait dengan pandemi Covid-19.

Memuat data...

Penyesuaian arti dan pencantuman arti yang baru di dalam kamus, mengikuti kebiasaan yang hidup dalam masyarakat pengguna bahasa.

Memuat data...

Pemerintah Provinsi Bali akan kembali menggelar Bulan Bahasa Bali pada 2022. Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali secara rutin tiap tahun itu menjadi bentuk komitmen pemerintah di Bali oada pelestarian bahasa daerah.

Polisi Bahasa

Opini ·
Memuat data...

Berbahasa itu kerja-bareng. Hasilnya milik bersama. Mereka yang paling miskin atau terhina ikut berperan. Apalagi yang kaya atau berkuasa.

Memuat data...

Pemakaian istilah 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) dinilai terlalu umum. Diperlukan akronim yang lebih spesifik seperti TAJAM: tangan (dicuci), jarak (dijaga), mulut (ditutupi masker).

Memuat data...

Pemanfaatan kata gelontor, kucur, dan "netes" yang identik dengan aliran air juga lazim difungsikan sebagai cara penyaluran uang dalam berbagai skala nominal.

Memuat data...

Kata ”baru” yang diperkenalkan atau kata lama yang belum diakrabi publik secara luas bisa diterima, bisa pula ditolak, terpulang kepada mayoritas pengguna bahasa Indonesia.

Memuat data...

Berbagai cara dilakukan generasi muda untuk merawat kecakapan berbahasa Indonesia. Merawat kecakapan berbahasa tak cukup sekadar mengetahui tata bahasa. Bahasa harus dinikmati oleh penggunanya.

Pebalap dan Orangtua

Opini ·
Memuat data...

Kata ”pebalap” dan ”orangtua” di harian ”Kompas”, menurut KBBI ditulis pembalap dan orang tua (dengan spasi). Apakah ”Kompas” punya alasan tersendiri?

Halaman 1