logo Kompas.id
β€Ί
Politik & Hukumβ€ΊKepala BNPT: Penanganan KKB...
Iklan

Kepala BNPT: Penanganan KKB sebagai Teroris Sudah Tepat

Masih soal penetapan label teroris pada kelompok kriminal bersenjata, Kepala BNPT Irjen Boy Rafli Amar menilai hal itu tepat untuk mengatasi persoalan di Papua. Namun, diingatkan DPR, jangan sampai merugikan warga sipil.

Oleh
RINI KUSTIASIH
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/rva7DZMZXXvSLf-1sOfKdZSi6NM=/1024x768/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F08%2FIMG-20200817-WA0068_1597660282.jpg
BIDANG HUMAS POLDA PAPUA

Tim Satgas Penegakan Hukum gabungan Polri dan TNI menemukan 381 butir amunisi di markas kelompok kriminal bersenjata Kali Kopi, Kabupaten Mimika, Papua, Minggu (16/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS β€” Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar menilai penetapan kelompok kriminal bersenjata di Papua sebagai teroris sudah tepat. Dengan demikian, pendekatan yang diterapkan kepada mereka ialah pidana umum sehingga penelusuran lebih jauh tentang keterlibatan pihak-pihak lain yang menyokong mereka dapat dilakukan, termasuk dalam perolehan senjata dan pengaturan organisasinya.

Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, Kamis (27/5/2021), di Jakarta, Boy menyampaikan, pendekatan terorisme untuk mengatasi kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua sudah tepat. Pasalnya, pendekatan itu dinilai lebih holistik untuk menyasar persoalan yang selama ini terjadi di Papua dan Papua Barat.

Editor:
suhartono
Bagikan