logo Kompas.id
Politik & HukumTransaksi Jabatan Berpotensi Lebih Masif

Transaksi Jabatan Berpotensi Lebih Masif

Praktik jual beli jabatan di pemerintahan yang berulang kali diungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi berpotensi lebih masif jika keinginan DPR untuk membubarkan Komisi Aparatur Sipil Negara direalisasikan.

Oleh NIKOLAUS HARBOWO
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Wawan H Prabowo

Suasana rapat di Komisi II DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS — Transaksi jabatan di pemerintahan dikhawatirkan lebih masif jika pemerintah mengikuti keinginan DPR untuk membubarkan Komisi Aparatur Sipil Negara. Begitu pula pengisian jabatan yang berdasarkan suka dan tidak suka, kekerabatan, dan afiliasi politik. Karena itu, keberadaan komisi sebagai pengawal sistem merit harus dipertahankan.

Keinginan DPR untuk membubarkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tertuang dalam revisi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN yang diinisiasi DPR. Saat ini, proses revisi UU tersebut sedang dibahas Komisi II DPR dan pemerintah.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antonius Ponco Anggoro
Bagikan
Memuat data..