logo Kompas.id
Politik & HukumKetua KPK Dinilai Layak Diberi Sanksi Berat

Ketua KPK Dinilai Layak Diberi Sanksi Berat

Sidang putusan dugaan pelanggaran kode etik Ketua KPK Firli Bahuri akan digelar pada Selasa (15/9/2020). Pelapor dugaan pelanggaran itu dan sejumlah pihak menilai Firli layak dijatuhi sanksi berat.

Oleh PRAYOGI DWI SULISTYO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/PRAYOGI DWI SULISTYO

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri seusai menjalani sidang etik oleh Dewan Pengawas KPK, Selasa (25/8/2020), di Gedung Anti-Corruption Learning Center KPK, Jakarta. Firli disidang terkait dugaan pelanggaran kode etik karena menyewa helikopter mewah untuk kepentingan pribadi.

JAKARTA, KOMPAS — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri dinilai layak diberi sanksi berat dalam kasus dugaan pelanggaran kode etik karena menggunakan helikopter mewah untuk keperluan pribadi pada Juni 2020. Pelanggaran tersebut dianggap telah merugikan KPK sebagai lembaga negara.

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman yang merupakan pelapor kasus dugaan pelanggaran etik tersebut, Minggu (13/9/2020), mengatakan, ia menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Editor: Antonius Ponco Anggoro
Bagikan
Memuat data..