logo Kompas.id
InternasionalJunta Militer Myanmar Bebaskan 23.000 Narapidana

Junta Militer Myanmar Bebaskan 23.000 Narapidana

Bukan kali ini saja junta militer membebaskan narapidana. Pada 12 Februari 2021 atau Hari Persatuan Nasional, junta militer juga membebaskan 23.000 narapidana.

Oleh Kris Mada
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Wawan H Prabowo

Peserta Gowes for Democracy #SaveMyanmar yang dimotori oleh jaringan gerakan aktivis muda Milk Tea Alliance menunjukkan salam tiga jari di Jalan Sudirman, Jakarta, Sabtu (17/4/2021). Kegiatan itu menjadi bagian dari solidaritas untuk menolak kekerasan, pembatasan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia yang berlangsung di Myanmar sejak kudeta pada pemerintahan sipil yang terpilih secara demokratis pada 1 Februari 2021.

YANGON, MINGGU — Menjelang pertemuan darurat ASEAN dan untuk merayakan tahun baru tradisional, junta militer Myanmar kembali membebaskan puluhan ribu narapidana. Junta juga memangkas hukuman untuk banyak narapidana.

Sabtu (17/4/2021), junta membebaskan 23.047 narapidana. Di antara mereka terdapat 137 warga asing yang segera dideportasi. MRTV, televisi Pemerintah Myanmar, mengumumkan Ketua Dewan Pemerintahan Negara (SAC) Jenderal Min Aung Hlaing juga menyetujui pengurangan hukuman bagi banyak narapidana. Sebagian dari mereka langsung dibebaskan.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Nasru Alam Aziz
Bagikan
Memuat data..