logo Kompas.id
EkonomiAntisipasi Dinamika Pasar Kerja yang Lebih Fleksibel

Antisipasi Dinamika Pasar Kerja yang Lebih Fleksibel

Pemerintah sedang mengkaji payung hukum khusus untuk mengatur status hubungan kerja pekerja gig yang saat ini masih menggunakan status kemitraan yang timpang.

Oleh Agnes Theodora
· 1 menit baca

JAKARTA, KOMPAS — Dampak kemajuan teknologi mendorong pasar kerja yang lebih fleksibel serta munculnya model pekerjaan baru, seperti pekerja berstatus mitra yang kini marak ditemukan di ranah ekonomi gig. Fenomena ini harus disikapi dengan kebijakan dan regulasi yang mengatur secara khusus terkait dengan status hubungan kerja serta kesejahteraan para pekerja.  

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Indonesia Mohammad Faisal, Senin (3/5/2021), mengatakan, tren pasar kerja yang lebih fleksibel serta munculnya berbagai model pekerjaan baru itu membawa persoalan yang harus diantisipasi secara serius oleh pemerintah. 

Di beberapa negara, termasuk Indonesia, kemunculan tren pekerjaan baru itu berdampak pada kesejahteraan pekerja, mulai dari upah yang minim, nihil jaminan sosial, hingga kontrak kerja yang tidak jelas. Salah satunya adalah fenomena pekerja dengan kontrak kemitraan yang kini marak ditemukan di ranah ekonomi gig (gig economy) dan perusahaan startup digital. 

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Nur Hidayati
Bagikan
Memuat data..