logo Kompas.id
CerpenPetani Tua, Ulat Bulu, dan Pencuri Dermawan

Petani Tua, Ulat Bulu, dan Pencuri Dermawan

Tapi petani tua itu malah menghalangi ulat bulu itu dengan daun-daun kangkung lainnya dari pandangan burung. Pikirnya, ulat itu punya hak hidup.

Oleh Yus R. Ismail
· 1 menit baca
Memuat data...
DIDIE SW

Didie SW

Petani tua itu adalah petani yang aneh. Petani yang berbeda dari petani-petani lainnya. Tadi pagi dia menemukan seekor ulat bulu di batang kangkung yang berjajar di tepi kolam. Petani lain biasanya mencapit atau menjentik ulat itu dan menginjaknya. Dengan begitu selamatlah daun-daun kangkung yang menghijau segar itu dari bolong-bolong atau batang patah.

Tapi petani tua itu malah menghalangi ulat bulu itu dengan daun-daun kangkung lainnya dari pandangan burung. Pikirnya, ulat itu punya hak hidup juga. Dia yakin, ulat bulu itu tidak akan pernah menghabiskan pohon kangkungnya. Katanya sekali waktu kepada petani lain sahabatnya, bila ulat itu sudah berkembang biak, burung-burung akan datang membatasinya.

Editor: Maria Susy Berindra
Bagikan
Memuat data..