Kompas.id
Artikel dengan Tagar
Bebas Akses

Musim Bunga

Cerpen ·
Memuat data...

Nenek tersenyum lebar seolah hendak mengalahkan lebarnya daun-daun keladi hias dalam pot yang jadi latar belakang.

Bebas Akses

Bibir-bibir yang Manis

Cerpen ·
Memuat data...

Rumah dan pelatarannya yang besar menjadi tempat pemberhentian Sri.

Memuat data...

Seketika ia melepas ikat pinggang berwarna hitam keemasan dengan berhiaskan peluru. Ia menyangkutkan pada kastok yang tersedia di dinding, kemudian berbalik ke arah saya dengan tatapan garang.

Memuat data...

Aku menoleh ke kanan. Seorang perempuan sudah berdiri di dekatku. Dalam sekali pandang, aku tahu, rumah telah memengaruhi penampilannya.

Memuat data...

Percayalah, kami, para babi muda, tak akan pernah diam dan membiarkan manusia bertindak semena-mena.

Wabah

Cerpen ·
Memuat data...

Kau merasakan ketakutan itu kian menggunung di dadamu. Menurut kabar yang kau dengar, bayang-bayang kematian itu kian meluaskan selubungnya.

Surtikanti

Cerpen ·
Memuat data...

Semakin hari semakin kusadari jika menulis adalah kebahagiaanku. Aku bisa menuliskan apa pun yang kumau bahkan imajinasiku sekalipun tanpa khawatir ada yang mencela.

Bunga Dalam Air 

Cerpen ·
Memuat data...

Aku, pribumi dengan warna kulit coklat yang berbeda dengan kulitmu yang putih bersih.

Memuat data...

Sebagian anak muda yang suka menulis cerpen antusias mengikuti Kelas Muda "Semua Bisa Bercerita".

Memuat data...

Kala itu kau bercerita bahwa menjadi kuli tambang tidak akan dapat memberimu banyak harapan, lebih-lebih ada larangan bagi orang Tionghoa.

Halaman 1