logo Kompas.ID

Cerpen

Sup Jelai

Cerpen ·
Memuat data...

Siang itu, setelah kunjungan ke kastel yang belakangan kurang dinikmati Sekar, kami menyusuri Preseren Square. Singgah dari kedai ke kedai demi mencari sup jelai.

Bebas Akses

Ominara

Cerpen ·
Memuat data...

Ada penyesalan dalam dada Ominara menyikapi berita ini, mengapa ia selama ini menolak lamaran Zaitun yang sudah berulang kali. Kini, ia membayangkan laki-laki itu akan pergi untuk selama-lamanya.

Bebas Akses

Kuburan Kopi

Cerpen ·
Memuat data...

Segudang tanya kulepaskan jadi napas panjang. Pikiran dan perasaanku silih berganti bertautan.

Memuat data...

Berewok mendekati tubuh tergeletak itu, membuka destarnya. Dadanya bergetar, rambut dan dahi lelaki seperti itu ia kenal. Ia tak percaya dengan siapa ia berhadapan ketika membuka masker lelaki itu. Berewok berteriak....

Cemara

Cerpen ·
Memuat data...

Rumah kita sempit. Dan, kau tahu kita tidak mungkin membawa semua barang setiap kali pindah. Kita berpindah terus dan berpindah kemana saja.

Rahasia Semesta

Cerpen ·
Memuat data...

Mana yang lebih baik, kesepian di tengah keramaian atau merasa sepi di dalam kesendirian?

Ulat Daun Emas

Cerpen ·
Memuat data...

Setelah punggungmu lenyap di balik pintu pagar, kuperhatikan lagi hamparan kain yang sudah bergambar separuh pola dan bisa kusempurnakan untuk kemudian dipotong. Akan tetapi....

Memuat data...

Teman-teman, hidup itu tak serumit yang kalian bayangkan. Tak sesuram yang kalian takutkan.

Memuat data...

Sepanjang perjalanan, di antara liku jalan dan kilat daun berkeramas embun, pikirannya selalu dibayang-bayangi tentang suami, surga dan neraka.

Memuat data...

Samar-samar suara terdengar dari bilik kecil Nurjawilah. Makin lama makin terang tersimak. Tak lama berselang, halaman rumah Nurjawilah sudah penuh sesak orang.

Halaman 1