logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Bebas Akses

Selawat Kematian

Cerpen ·
Memuat data...

Ia ingat selama ini ia tak pernah ikut-ikutan mengamalkan apa yang dilakukan orang-orang yang melemparkan kepingan logam ke arah jenazah yang secara tak sengaja ditemui di jalan.

Bebas Akses

Kamar Mayat

Cerpen ·
Memuat data...

Kau tak berkata-kata, hanya menunggu. Petugas kamar jenazah ini terlihat menyebalkan di matamu, dia seolah mengulur waktu dan berusaha menikmati ketegangan, kecemasan, ketakutan dan berbagai rasa berkecambah di wajahmu.

Bulan

Cerpen ·
Memuat data...

Tapi di depan Bapa Selem, ia tidak mau menyebut nama lengkapnya. Meskipun orang-orang bilang, Bapa Selem tahu segalanya, bahkan tanpa kau perlu menyebut satu kata pun dari maksud kedatanganmu.

Selimut

Cerpen ·
Memuat data...

Walau aku tidak terlalu paham dengan kalimat Ibu, setidaknya aku tidak lagi mau membuat tangis Ibu pecah. Ibu adalah selimutku, Ibu adalah segalanya bagiku.

Memuat data...

Tebakan Merlin tentang apa yang kupikirkan memang tidak salah, tapi sekali lagi, sebenarnya ada satu hal penting yang membuatku tidak lantas menyerahkan ”excalibur”-ku.

Penjual Kematian

Cerpen ·
Memuat data...

Lagi-lagi Redo hanya bisa merasakan bahwa telapak tangan dan rahangnya mengeras. Ia berderak. Menahan kata-kata yang hendak muntah berserak.

Di Restoran

Cerpen ·
Memuat data...

Makanan yang kami pesan pun datang. Seperti biasa, yang aku pesan tidak secantik namanya, tidak semahal harganya.

Buih

Cerpen ·
Memuat data...

Menjelang senja, setelah kembali ke kamar hotel bersama ibunya, Ningsih kembali ingin melihat Monas dari ambang jendela. Ditatapnya sekitar Monas, tak ada lagi buih.

Memuat data...

Perkataan emak benar, tapi mimpi pendidikan tinggi itu masih kularungkan pada Shabir. Sebab, cinta yang mendalam pun masih rapi di hati.

Memuat data...

Aku tidak mengerti kenapa harus berada di dalam ruangan ini. Apakah memang harus begitu.

Halaman 1