logo Kompas.id
Politik & HukumPemiluKIPP, Setelah 25 Tahun Berlalu...

KIPP, Setelah 25 Tahun Berlalu...

Hari ini, 25 tahun lalu, sejumlah tokoh dan aktivis mendirikan Komite Independen Pemantau Pemilu. Rezim Orde Baru sempat menganggapnya sebagai ancaman. Kini, KIPP menghadapi tantangan baru.

Oleh RINI KUSTIASIH
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Alif Ichwan

Puluhan masa yang tergabung dalam Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) melakukan aksi damai terkait Pilkada DKI Jakarta, di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor, Jakarta, Minggu (12/3/2017).

Malam, 28 Mei 1997, menjadi momen mencekam bagi sebagian mahasiswa dan aktivis demokrasi di Indonesia. Malam menjelang Pemilu 1997 itu dipenuhi kasak-kusuk, dan kelompok intelijen menajamkan inderanya. Benar saja, mahasiswa harus bergerak terus agar tidak diikuti dan digerebek. Mereka terutama yang bergabung dengan Komite Independen Pemantau Pemilu harus berpindah-pindah lokasi hanya untuk sekadar bertemu dan berkonsolidasi.

Komite yang disingkat  KIPP itu pernah dianggap sebagai ancaman oleh rezim yang berkuasa ketika itu. Didirikan 15 Maret 1996, dan digawangi  Goenawan Mohamad sebagai Ketua, serta Mulyana W Kusumah sebagai Sekretaris Jenderal, KIPP membuat gentar penguasa.

Editor: Antony Lee
Bagikan
Memuat data..