logo Kompas.id
NusantaraTekan Tingkat Kematian, Jateng...

Tekan Tingkat Kematian, Jateng Mulai Vaksinasi Berbasis "Prolanis"

Program vaksinasi berbasis Prolanis guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat tingkat bawah, terutama lansia dan penderita komorbid. Dengan demikian, diharapkan jumlah kematian akibat Covid-19 di Jateng menurun.

Oleh
ADITYA PUTRA PERDANA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/Bvx6asCIVmhSAkU8NAyIwoSoGg8=/1024x693/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F08%2F82a285c5-523a-45ef-ac5e-41f2f31ed070_jpg.jpg
KOMPAS/KRISTI DWI UTAMI

Warga mengisi formulir sebelum menjalani vaksinasi di Stadion Trisanja di Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (25/8/2021). Vaksinasi yang digelar Komando Armada (Koarmada) II TNI Angkatan Laut itu menyasar 30.000 masyarakat maritim dan santri. Upaya itu untuk mendongkrak capaian vaksinasi di Kabupaten Tegal yang baru mencapai 14 persen dari target sasaran 1,2 juta orang.

BREBES, KOMPAS — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memulai vaksinasi Covid-19 berbasis Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau Prolanis, Jumat (27/8/2021). Program yang digelar BPJS Kesehatan itu guna menekan angka kematian akibat Covid-19 yang sebagian besar terjadi pada warga lanjut usia atau lansia. Hal itu salah satunya untuk menekan jumlah kematian Covid-19 Jateng yang merupakan tertinggi di Pulau Jawa.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jateng, pelaksanaan vaksinasi berbasis Prolanis peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) pada Jumat diikuti 29 dari 35 kabupaten/kota di provinsi itu. Salah satu darah yang melaksanakan adalah Brebes, yang dilakukan di 34 puskesmas serta Islamic Center.

Editor:
Gregorius Magnus Finesso
Bagikan