logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Sebanyak 48 lansia dari total 3.544 orang yang menjalani pemeriksaan massal dinyatakan positif tes cepat antigen di Banyumas, Jawa Tengah. Mereka diminta menjalani karantina sembari menunggu hasil tes usap PCR.

Memuat data...

Sebelumnya, Pemkab Sukoharjo sempat bersitegang dengan pedagang terkait jam operasional PPKM dan penertiban. Namun, telah disepakati, jam operasional hingga pukul 21.00, tetapi makan di tempat hanya hingga pukul 19.00.

Memuat data...

Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Kesehatan menggelar tes cepat antigen untuk melacak kasus sebaran Covid-19 sembari menunggu kedatangan vaksin pada Februari 2021. 

Memuat data...

Gunung Merapi masih terus mengalami erupsi dengan mengeluarkan awan panas guguran dan guguran lavar pijar. Meski begitu, jarak luncur awan panas dan lava pijar itu masih dalam radius bahaya yang telah ditetapkan.

Memuat data...

Tes cepat antigen Covid-19 digelar massal di Banyumas, Jawa Tengah, dan diprioritaskan untuk para lansia. Diharapkan pelacakan ini mengurangi fatalitas pandemi.

Memuat data...

Upaya penyemprotan air ataupun disinfektan intens dilakukan untuk membubarkan kerumunan di Alun-alun Magelang, Jawa Tengah. Namun, sering kali upaya tersebut tidak cukup efektif dan masih ada saja warga yang membandel.

Memuat data...

Pencarian baru dimulai pada Rabu (13/1) setelah ada laporan dua nelayan KMN Berkah Abadi, yang ditemukan di Perairan Jepara. Keduanya selamat dan dirawat di RSUD RA Kartini, Jepara. Sebanyak 12 nelayan masih dicari.

Memuat data...

Menurut catatan ”Kompas”, pada 29 Agustus 2017, kecelakaan serupa terjadi di titik dan jalur yang sama. Saat itu, lima orang tewas dan enam orang luka parah. Menurut keterangan warga, daerah tersebut rawan kecelakaan.

Memuat data...

BPPTKG mengubah rekomendasi mengenai daerah yang berpotensi terkena bahaya erupsi Gunung Merapi. Perubahan rekomendasi ini dibuat karena aktivitas kegempaan dan deformasi di Gunung Merapi menurun signifikan.

Memuat data...

Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran dengan jarak luncur 1,5 kilometer pada Sabtu (16/1/2021) pagi. Ini merupakan awan panas guguran dengan jarak luncur terjauh sejak Merapi mengalami erupsi pada 4 Januari.

Halaman 1