logo Kompas.id
NusantaraPolda DIY Antisipasi Kemungkinan Ambulans Dipakai Angkut Pemudik

Polda DIY Antisipasi Kemungkinan Ambulans Dipakai Angkut Pemudik

Polda DIY akan melakukan penyekatan di 10 titik untuk mencegah masuknya pemudik dari daerah lain. Kemungkinan pemudik yang datang menggunakan mobil ”travel” tidak resmi dan ambulans juga diantisipasi.

Oleh HARIS FIRDAUS
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/HARIS FIRDAUS

Petugas gabungan sejumlah instansi mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat Progo, Rabu (5/5/2021), di Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kabupaten Sleman. Selama masa larangan mudik pada 6-17 Mei 2021, Polda DIY akan melakukan penyekatan di 10 titik untuk mencegah masuknya pemudik dari daerah lain.

SLEMAN, KOMPAS — Selama masa larangan mudik pada 6-17 Mei 2021, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta akan melakukan penyekatan di 10 titik untuk mencegah masuknya pemudik dari daerah lain. Polda DIY juga mengantisipasi kemungkinan pemudik yang datang menggunakan mobil travel tidak resmi dan ambulans untuk mengecoh petugas.

”Kami mengantisipasi semua hal. Tidak menutup kemungkinan ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi ini dengan menggunakan ambulans untuk sarana transportasi yang tidak semestinya,” kata Direktur Lalu Lintas Polda DIY Komisaris Besar Iwan Saktiadi seusai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Progo, Rabu (5/5/2021), di Markas Polda DIY, Kabupaten Sleman.

Editor: Rini Kustiasih
Bagikan
Memuat data..