logo Kompas.id
MetropolitanWarga Pertimbangkan Ulang Rencana Mudik Lebaran

Warga Pertimbangkan Ulang Rencana Mudik Lebaran

Sebagian warga mempertimbangkan ulang rencana mudik Lebaran tahun ini. Keharusan melengkapi dokumen bepergian, ditambah risiko menyebarkan Covid-19, jadi pertimbangan mereka.

Oleh SEKAR GANDHAWANGI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RIZA FATHONI

Calon penumpang menaiki bus AKAP di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Senin (19/4/2021). Pemerintah telah memutuskan melarang masyarakat untuk mudik per tanggal 6-17 Mei 2021 mendatang. Kebijakan ini diambil untuk menekan penyebaran Covid-19 di Tanah Air. Namun, adanya pemberitahuan larangan mudik ini justru membuat sebagian masyarakat memilih untuk pulang kampung lebih awal sebelum nantinya mereka dilarang.

JAKARTA, KOMPAS — Larangan mudik dari pemerintah membuat sebagian warga mempertimbangkan ulang rencana mudik saat Lebaran. Selain larangan mudik, kewajiban melengkapi dokumen perjalanan juga jadi pertimbangan.

Warga Jakarta, Ritma (20), memutuskan tidak mudik ke kediaman keluarga besarnya di Surakarta, Jawa Tengah, tahun ini. Ia dan keluarganya memilih merayakan Lebaran di Jakarta. Salah satu alasannya, karena pemerintah melarang mudik pada 6-17 Mei 2021.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Khaerudin Khaerudin
Bagikan
Memuat data..