logo Kompas.id
InternasionalTeka-teki Korut Tetap Sebut...

Teka-teki Korut Tetap Sebut Warganya ”Demam” Saat Kematian Terus Bertambah

Korea Utara tetap memberi label ”demam” atas penderitaan ratusan ribu warganya yang sakit secara massal sejak akhir April lalu. Pernyataan resmi tersebut menguak teka-teki soal kapasitas negara itu menghadapi Covid-19.

Oleh
MUHAMMAD SAMSUL HADI
· 1 menit baca
Televisi di stasiun kereta di Seoul, Korea Selatan, Sabtu (14/5/2022), menayangkan laporan berita merebaknya wabah Covid-19 di Korea Utara.
AP/AHN YOUNG-JOON

Televisi di stasiun kereta di Seoul, Korea Selatan, Sabtu (14/5/2022), menayangkan laporan berita merebaknya wabah Covid-19 di Korea Utara.

SEOUL, SABTU — Korea Utara melaporkan jumlah warganya yang tewas akibat demam misterius terus bertambah. Seperti dilansir kantor berita nasional negara itu, KCNA, Sabtu (14/5/2022), tercatat 21 warga Korut yang mengalami demam tersebut tewas pada Jumat (13/5). Laporan KCNA tidak menyebutkan apakah 21 warga Korut yang tewas pada hari itu terkait pandemi Covid-19.

Setelah lebih dari dua tahun dunia dilanda pandemi Covid-19, baru pada pekan ini Pyongyang mengakui kasus Covid-19 di negaranya. Bahkan, pada Jumat lalu KCNA mengonfirmasi bahwa seorang warga Korut tewas setelah menderita Covid-19 varian Omicron. Selain satu orang tersebut, dilaporkan juga pada hari itu lima orang lainnya tewas tanpa disebutkan penyebabnya.

Editor:
MUHAMMAD SAMSUL HADI
Bagikan