logo Kompas.id
β€Ί
Ilmu Pengetahuan & Teknologiβ€ΊBelanja Kesehatan Masih...
Iklan

Belanja Kesehatan Masih Didominasi Upaya Kuratif

Beban kesehatan nasional terus meningkat seiring dengan semakin besarnya beban pelayanan kuratif. Upaya promotif dan preventif yang dilakukan di fasilitas kesatan primer perlu diperkuat.

Oleh
DEONISIA ARLINTA
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/PKot18yVgh2Hn4VslzIt_2uq2to=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F08%2Fdbcff0bd-f51d-4df3-9a9d-7af46a5c0580_jpg.jpg
Kompas/Ferganata Indra Riatmoko

Warga peserta BPJS mengurus berkas untuk mendapatkan layanan kesehatan di RSUD Kota Yogyakarta, Umbulharjo, Yogyakarta, Senin (24/8/2020). Mulai Juli 2020, pengguna layanan BPJS Kesehatan di rumah sakit itu berangsur naik 20 persen dibandingkan saat awal pandemi Covid-19 mulai merebak.

JAKARTA, KOMPAS β€” Proporsi biaya kesehatan yang dikeluarkan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat masih didominasi untuk upaya kuratif. Ketergantungan puskesmas pada dana kapitasi dinilai menjadi faktor penyebabnya.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Kamis (28/10/2021), mengatakan, belanja kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus meningkat setiap tahun. Total belanja kesehatan tersebut mayoritas masih berfokus pada upaya kuratif.

Editor:
Adhitya Ramadhan
Bagikan