logo Kompas.id
EkonomiPemerataan Ekonomi Dampak Kinerja Ekspor Belum Optimal

Pemerataan Ekonomi Dampak Kinerja Ekspor Belum Optimal

Petani sawit mandiri belum menikmati kenaikan harga TBS yang cukup signifikan dari kenaikan harga CPO. Adapun perajin dan pengusaha kecil menengah furnitur berhadapan dengan melambungnya tarif pengiriman kontainer.

Oleh hendriyo widi
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Priyombodo

Tandan buah segar sawit yang telah dipanen segera diangkut truk dan disetor ke pabrik di desa Semoi 2, Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (11/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS — Pemerataan ekonomi dari hasil positif kinerja ekspor di sejumlah sektor pertanian dan perkebunan, serta industri manufaktur masih belum optimal. Pendapatan petani dan perajin atau pengusaha kecil menengah belum terkatrol baik dan masih menemui sejumlah hambatan.

Sekretaris Jenderal Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Indonesia Mansuetus Darto, Rabu (16/6/2021), mengatakan, memang harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan produk turunannya dalam tren tinggi dan bagus. Saat ini harganya di atas 1.000 dollar per AS per ton setelah terpuruk di bawah 700 dollar AS per ton.

Editor: Aris Prasetyo
Bagikan
Memuat data..