Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Warisan budaya tak benda dinilai sebagai jaminan terwujudnya pembangunan berkelanjutan. Ini diakui dalam Konvensi untuk Perlindungan Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO.

Memuat data...

Pergeseran nilai batik di mata masyarakat jadi tanda pentingya upaya melestarikan batik secara menyeluruh. Edukasi dan riset pun diperlukan.

Memuat data...

Korea Selatan mengadakan Festival Lentera Lotus secara hibrida akibat pandemi Covid-19. Festival ini telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.

Memuat data...

Mari berkenalan dengan kerupuk basah, kuliner lokal pesisir Kapuas yang menjadi warisan tak benda Nusantara.

Memuat data...

Pemerintah daerah dan warga tak lekas berpuas diri setelah mengantongi pengakuan UNESCO. Masih ada banyak hal yang perlu dibenahi agar Kepri dapat kembali tumbuh sebagai pusat kebudayaan Melayu.

Memuat data...

Gresik seperti repihan peradaban yang telah mengembara semilenium pada tanah Nusantara dengan tinggalan yang cantik, unik, dan otentik yang seakan tak pernah habis untuk ditelisik.

Memuat data...

Setelah penetapan sebagai warisan budaya tak benda dari UNESCO 11 tahun lalu, batik semakin dikenal masyarakat. Upaya pelestarian batik tetap berjalan meski pada saat bersamaan muncul tantangan serius pandemi Covid-19.

Memuat data...

Aplikasi iWareBatik membuat orang-orang tidak hanya memakai batik (wear), tetapi juga memahami (aware) makna batik yang sedang dipakai.

Memuat data...

Nusa Tenggara Timur hanya memiliki 29 warisan budaya tak benda yang bersertifikat nasional sejak 2013 hingga 2019. NTT perlu kerja keras melakukan survei dan penelitian atas potensi warisan itu.

Memuat data...

Nusa Tenggara Timur hanya memiliki 29 warisan budaya tak benda, yang bersertifikat nasional, sejak 2013-2019. NTT perlu kerja keras melakukan survei dan penelitian atas potensi warisan itu.

Halaman 1