logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Lebih dari 1.200 warga negara Indonesia pergi meninggalkan Indonesia dengan alasan ingin berjuang di Timur Tengah. Mereka saat ini berada di kamp-kamp penahanan serta pengungsian perempuan dan anak.

Memuat data...

Sekitar 1.800 anak Indonesia dari sekitar 500 anggota Negara Islam di Irak dan Suriah sudah terpapar paham radikalisme. Mengatasi generasi muda seperti ini menjadi tanggung jawab semua pihak, terutama keluarga dekat.

Memuat data...

Barangkali semua pengamat setuju bahwa hubungan SBY dan Jokowi dengan DPR, masing-masing pada 2009 dan 2019, bersifat akrab. Yang dipersoalkan, apakah keduanya berkorban terlalu banyak untuk mencapai keakraban itu.

Memuat data...

Islam ”wasatiyah” yang menekankan pentingnya perdamaian merupakan masa depan Islam di Indonesia. Upaya memperkuat Islam ”wasatiyah” perlu dilakukan karena hanya dengan itulah, kemajuan sebagai bangsa bisa dicapai

Memuat data...

Semua pihak mesti meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran paham radikal yang menarget anak muda. Kasus penyerangan polisi di Daha Selatan merupakan bentuk kejahatan terorisme yang dilakukan anak muda.

Memuat data...

Penangkapan terduga terorisme di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (24/4/2020), menyalakan peringatan adanya potensi kejahatan radikalisme dan terorisme dalam masa pandemi virus korona baru.

Memuat data...

Orang-orang yang terluka saat ledakan bom terorisme harus hidup dalam kesulitan akibat kerusakan tubuhnya. Beberapa di antara mereka mampu bertahan, bahkan berdamai dengan keadaan. Bagaimana caranya?

Memuat data...

Tak banyak yang tahu bahwa perempuan memiliki peran yang cukup kompleks dalam pusaran ekstremisme dan radikalisme. Meski demikian, perempuan juga berperan sangat penting dalam pencegahan ekstremisme dan radikalisme.

Memuat data...

Persoalan radikalisme yang mengarah pada kekerasan terus terjadi. Hal itu dipicu antara lain kegagalan dalam beragama secara moderat.

Memuat data...

Keputusan pemerintah tak memulangkan WNI eks NIIS dinilai masuk akal di tengah trauma publik akan terorisme. Mengurangi potensi terorisme lebih menonjol sebagai alasan meski sisi kemanusiaan tak bisa ditanggalkan

Halaman 1