logo Kompas.id
β€Ί
Risetβ€ΊCapres Kader Partai atau Sosok...
Iklan

Capres Kader Partai atau Sosok Elektoral?

Partai politik akan dihadapkan pada dilema, memilih kader partainya atau sosok yang memiliki elektabilitas tinggi meski bukan kader partai untuk diajukan sebagai calon presiden. Mana sebaiknya yang dipilih?

Oleh
YOHAN WAHYU
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/M4FORULeZq2lJbQuhA_3tK9k-BY=/1024x576/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F03%2F10%2F27fa266b-7c4f-49a6-920d-c0340ac0d9d3_jpg.jpg

Dalam mengajukan sosok calon presiden, partai politik diharapkan mempertimbangkan sosok yang berlatar belakang sebagai kader partai yang juga diimbangi dengan tingkat keterpilihan tokoh tersebut. Latar belakang sebagai kader partai menjadi hal penting karena terkait dengan agenda penguatan dari salah satu fungsi partai politik itu sendiri, yakni bagaimana memperkuat kaderisasi.

Kesimpulan ini terekam dari hasil jajak pendapat Litbang Kompas pada pertengahan Mei lalu dimana publik berharap partai politik tidak sekadar mempertimbangkan elektabilitas tokoh, namun juga latar belakangnya. Pemahaman latar belakang yang dimaksud adalah tokoh tersebut lebih baik adalah kader dari partai politik, bukan dari luar partai.

Editor:
ANDREAS YOGA PRASETYO
Bagikan