logo Kompas.id
Politik & HukumPenangkapan Nurhadi Menjadi Momen Perbaikan Peradilan

Penangkapan Nurhadi Menjadi Momen Perbaikan Peradilan

Keberhasilan KPK menangkap Nurhadi diapresiasasi sejumlah kalangan. Penangkapan ini diharapkan menjadi momentum untuk mengungkap jaringan mafia peradilan yang lebih luas

Oleh PRAYOGI DWI SULISTYO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/YUNIADHI AGUNG

Ilustrasi: Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi meninggalkan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (3/6/2016). Nurhadi diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap yang melibatkan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution.

JAKARTA, KOMPAS — Setelah menjadi buronan sejak 13 Februari 2020, bekas Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi, akhirnya ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di Simprug, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2020) malam. Penangkapan ini menjadi momen penting dalam memperbaiki peradilan di Indonesia.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, KPK telah menangkap Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono. “Kita menangkap NH dan RH dan telah dibawa ke KPK semalam sekitar  pukul  22.00 lebih di sebuah rumah di daerah Simprug, Jakarta Selatan bersama istrinya Nurhadi (Tin Zuraida) yang selama ini sebagai saksi. Ia sudah beberapa kali dipanggil KPK tidak hadir,” kata Ghufron, Selasa (2/6/2020) pagi melalui pesan singkat.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor:
Bagikan
Memuat data..