logo Kompas.id
OpiniKolomUmbu Landu Paranggi, Puisi Paling Surga di Dunia Ini

Umbu Landu Paranggi, Puisi Paling Surga di Dunia Ini

Sejak memilih hidup sebagai penyair, Umbu menjadikan puisi jalan keimanan, laku hidup yang menjadikannya ”raja” sekaligus ”budak” dari kata-kata. Ia memperlakukan ”kata” sebagai kerikil dan menggosoknya hingga berkilau.

Oleh Putu Fajar Arcana
· 1 menit baca
Memuat data...

Putu Fajar Arcana, Wartawan Kompas

Sejak Selasa (6/4/2021) dini hari, langit Denpasar muram. Pagi hari bahkan gerimis menitik di sepanjang Jalan Bypass Ngurah Rai. Ada tanda-tanda akan turun hujan. Aku tergiang-ngiang rekaman percakapan penyair Warih Wisatsana dengan mahaguru para penyair, Umbu Landu Paranggi.

”Halo, Bung…,” sapa Warih dari seberang telepon.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Sri Rejeki
Memuat data..