logo Kompas.id
โ€บ
Olahragaโ€บPesan dari Rafael Nadal
Iklan

Pesan dari Rafael Nadal

Rafael Nadal datang ke Australia dengan keraguan. Dia didera cedera berulang, tertular Covid-19, dan dirundung pengalaman pahit kalah berulang di final. Namun, Nadal mengatasi semuanya dan menjadi juara.

Oleh
YULIA SAPTHIANI
ยท 1 menit baca
Petenis Spanyol, Rafael Nadal, memeluk piala setelah menjuarai Australia Terbuka dengan mengalahkan petenis Rusia, Daniil Medvedev, pada babak final, di Melbourne, Australia, Minggu (30/1/2022) WIB.
AP/Hamish Blair

Petenis Spanyol, Rafael Nadal, memeluk piala setelah menjuarai Australia Terbuka dengan mengalahkan petenis Rusia, Daniil Medvedev, pada babak final, di Melbourne, Australia, Minggu (30/1/2022) WIB.

Tiga hari sebelum berangkat ke Australia, Rafael Nadal menyatakan tidak yakin mampu bertanding di Australia Terbuka. Nadal, bahkan, berdiskusi dengan keluarganya tentang rencana pensiun. Maka, menjadi juara Grand Slam Australia Terbuka menjadi keajaiban bagi Nadal dan pesan bagi penggemarnya.

Nadal pun menangis setelah mengalahkan Daniil Medvedev, 2-6, 6-7 (5), 6-4, 6-4, 7-5, dalam final di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Minggu (30/1/2022), selama lima jam 24 menit. โ€Beberapa bulan lalu, saya tidak tahu apakah bisa tampil kembali dalam turnamen dan bermain tenis. Sekarang, di depan Anda, saya bisa mendapat trofi ini. Momen ini akan selalu berada di hati saya,โ€ kata Nadal yang harus beberapa kali menarik napas dalam untuk menahan emosinya.

Editor:
EMILIUS CAESAR ALEXEY
Bagikan