logo Kompas.id
OlahragaDominasi Messi di Tengah Kontroversi

Dominasi Messi di Tengah Kontroversi

Gelar Ballon d’Or 2021 menjadi legitimasi dominasi Lionel Messi lebih dari satu dekade terakhir. Meski unggul dalam proses pemungutan suara, pendapat berbeda hadir terkait sosok yang pantas dianugerahi penghargaan itu.

Oleh
Muhammad Ikhsan Mahar
· 1 menit baca
Memuat data...
AP Photo/Christophe Ena

Pemain Paris Saint-Germain, Lionel Messi, saat menerima trofi Ballon d’Or 2021 di Theater du Chatelet, Paris, Perancis, Selasa (30/11/2021) dini hari WIB. Messi memenangi Ballon d’Or untuk ketujuh kalinya.

PARIS, SELASA — Lionel Messi kian mengukuhkan dirinya sebagai pesepak bola terbaik di abad ke-21. Penghargaan Ballon d’Or 2021 menjadi koleksi ketujuhnya. Ia pun menjadi sosok pertama yang menerima gelar individu paling bergengsi bagi seniman di lapangan hijau dalam tiga dekade beruntun, 2000-an, 2010-an, dan 2020-an.

Namun, kontroversi membayangi kebahagiaan ”La Pulga”, julukan kapten tim nasional Argentina itu, karena penyerang Bayern Muenchen, Robert Lewandowski, dianggap lebih layak dinobatkan sebagai pemain terbaik di dunia saat ini. Untuk memenuhi ”desakan” publik yang amat menginginkan Lewandowski meraih Ballon d’Or dalam penyelenggaraan ke-55 di tahun ini, Messi pun menyebut nama pemain timnas Polandia itu dalam pidato kemenangannya.

Editor:
Emilius Caesar Alexey
Bagikan