logo Kompas.id
OlahragaQuartararo Mencontoh...

Quartararo Mencontoh Mentalitas Marquez

Fabio Quartararo akan menjadi juara dunia MotoGP jika konsisten finis di podium dalam empat balapan terakhir musim ini. Jika pebalap Yamaha itu tergelincir ke luar podium, peluang juara bisa melayang seperti musim lalu.

Oleh
AGUNG SETYAHADI
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/RqYnFTYirH9Bx3AloFhhXOj7PHk=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F09%2Fmis06_1632235888.jpg
AFP/ANDREAS SOLARO

Pebalap Ducati Francesco ”Pecco” Bagnaia merayakan kemenangannya setelah finis tercepat di Grand Prix MotoGP San Marino di Sirkuit Marco-Simoncelli, Misano, Italia, 19 September 2021. Pecco hanya berselisih 48 poin dengan pemuncak klasemen, Fabio Quartararo.

SAN MARINO, SELASA — Fabio Quartararo memasuki fase krusial dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP. Keunggulan 48 poin dari Francesco ”Pecco” Bagnaia di posisi kedua belum aman dengan empat balapan tersisa di Austin, Emilia Romagna, Algarve, dan Valencia.

Pebalap tim pabrikan Yamaha itu akan menjadi juara dunia dengan minimal selalu finis di posisi ketiga di sisa musim ini jika Pecco selalu finis terdepan. Strategi menghadapi empat seri terakhir itu dimatangkan dalam dua hari tes di Sirkuit Misano, San Marino, 21-22 September.

Editor:
Johan Waskita
Bagikan