logo Kompas.id
OlahragaPerang Psikologis Eko Yuli Irawan dan Li Fabin

Perang Psikologis Eko Yuli Irawan dan Li Fabin

Lifter kelas 61 kg Indonesia, Eko Yuli Irawan, memasang target total angkatan 315 kg jelang laga pada Minggu. Ini menjadi serangan psikologis kepada pesaing terberatnya asal China, Li Fabin, yang target awalnya 310 kg.

Oleh ADRIAN FAJRIANSYAH
· 1 menit baca
Memuat data...
DOK PB PABSI

Lifter 61 kilogram, Eko Yuli Irawan, mulai menjalani latihan di arena pertandingan Olimpiade Tokyo 2020, Hall Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Senin (19/7/2021). Bersama rekan-rekannya di tim angkat besi, Eko fokus melakukan latihan teknik angkatan di latihan perdana tersebut. Para lifter Indonesia mulai menjalani laga akhir pekan ini, yakni lifter 49 kg putri Windy Cantika Aisah pada Sabtu (24/7), Eko dan lifter 67 kg Deni pada Minggu (25/7), lifter 73 kg Rahmat Erwin Abdullah pada Rabu (28/7), serta lifter +87 kg putri Nurul Akmal pada Senin (2/8). 

JAKARTA, KOMPAS — Jelang perebutan medali angkat besi kelas 61 kilogram putra Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Minggu (25/7/2021) pukul 13.50 WIB, tim Indonesia yang diwakili lifter andalan Eko Yuli Irawan langsung melancarkan serangan psikologis kepada pesaing terberat asal China, Li Fabin. Kubu Eko langsung mematok target total angkatan 315 kg, unggul 5 kg atas Fabin dalam daftar awal yang disodorkan ke panitia sebelum pertarungan dimulai.

”Ini semacam teror mental kepada Li Fabin. Apalagi, kelihatannya Li Fabin mencoba bermain aman. Ada gelagat, dia sengaja menyembunyikan kekuatan aslinya karena rekor asli total angkatannya 318 kg, yang masih bertahan sebagai rekor dunia,” ujar pelatih kepala tim angkat besi Indonesia Dirdja Wihardja, saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Editor: Johan Waskita
Bagikan