logo Kompas.id
NusantaraAktivitas Siswa di Luar Sekolah Jadi Perhatian dalam PTM di Semarang

Aktivitas Siswa di Luar Sekolah Jadi Perhatian dalam PTM di Semarang

Sebelum memulai PTM terbatas, semua sekolah membentuk Satgas Covid-19 serta menyusun SOP yang mesti dipatuhi siswa dan orangtua siswa. Namun, dari sidak Gubernur Jateng, pelanggaran masih ditemukan.

Oleh ADITYA PUTRA PERDANA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA

Meja siswa yang telah dilengkapi pembatas agar jarak terjaga dan meminimalkan interaksi di SMP Negeri 5, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (24/3/2021). Persiapan tersebut dilakukan setelah rencana sekolah tatap muka akan diselenggarakan kembali. Siswa yang mengikuti sekolah tatap muka tersebut juga harus berdasarkan persetujuan orangtua.

SEMARANG, KOMPAS — Aktivitas siswa peserta pembelajaran tatap muka terbatas ketika berada di luar sekolah menjadi perhatian penting di Kota Semarang, Jawa Tengah. Edukasi dan pembiasaan penerapan protokol kesehatan terus diberikan baik saat hendak berangkat maupun pulang sekolah.

Sejak Senin (30/9/2021), sebanyak 44 SMP negeri dan sebagian kecil SMP swasta di Kota Semarang memulai pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Siswa yang hadir maksimal 50 persen, sedangkan sisanya tetap belajar secara daring. Sebelumnya, sekolah telah uji coba sehingga diizinkan Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Editor: Cornelius Helmy Herlambang
Bagikan
Memuat data..