logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Ketidakefektifan pembelajaran jarak jauh jadi alasan utama publik ingin sekolah tatap muka lagi. Namun, publik juga ragu sekolah bisa dibuka mengingat kasus positif masih tinggi dan disiplin protokol kesehatan rendah.

Memuat data...

Kalangan siswa siswi kelas IX dari 17 SMP Negeri dan Swasta di Surabaya, Jawa Timur, mengikuti tes usap, Rabu (25/11/2020), sebagian bagian dari persiapan persekolahan kembali yang sempat tertunda karena wabah Covid-19.

Memuat data...

Risiko keselamatan dan kesehatan anak ketika pembelajaran tatap muka dibuka lagi perlu dipertimbangkan, terutama mobilitas mereka menuju atau pulang dari sekolah.

Memuat data...

Mayoritas responden mengutarakan belum mau melepas anak untuk kembali ke sekolah. Mereka masih sangsi kemampuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengendalikan penyebaran Covid-19 karena kasus positif masih naik.

Memuat data...

Lebih dari 5.000 anak usia sekolah (6-18 tahun) di Jawa Barat terpapar Covid-19. Rencana pembukaan kembali pembelajaran tatap muka perlu dipersiapkan dengan matang untuk mencegah penularan virus korona baru lebih luas.

Memuat data...

Pemerintah Provinsi Papua tidak mewajibkan pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka di sekolah pada tahun ajaran baru. Sekolah yang siap melaksanakan protokol kesehatan yang diizinkan.

Memuat data...

Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan kabupaten/kota menyiapkan rancangan pembelajaran tatap muka dalam masa wabah Covid-19 untuk dilaksanakan paling cepat awal 2021.

Memuat data...

Pembelajaran tatap muka di Lampung ditargetkan dimulai pada Januari 2021. Kendati begitu, keselamatan peserta didik tetap menjadi pertimbangan utama. Sejumlah sekolah di pelosok Lampung melakukannya sejak Oktober lalu.

Memuat data...

Untuk penerapan pembelajaran tatap muka, DKI masih perlu berkonsultasi dengan ahli epidemiologi dan ahli pendidikan. Belum ada keputusan pembelajaran tatap muka di Jakarta berlangsung pada Januari 2021.

Memuat data...

Sebanyak 20 guru di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terkonfirmasi positif. Jumlah itu masih bisa bertambah karena belum semua guru menjalani tes usap massal.

Halaman 1