logo Kompas.id
NusantaraJalan Rusak yang Ditanami Pisang hingga Blokade di Konawe Selatan

Jalan Rusak yang Ditanami Pisang hingga Blokade di Konawe Selatan

Warga Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, menanam pohon pisang di badan jalan untuk memprotes pemerintah yang tak kunjung memperbaiki kerusakannya. DPRD Sultra mengakui, jalan provinsi rusak tidak diperbaiki total.

Oleh SAIFUL RIJAL YUNUS
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/SAIFUL RIJAL YUNUS

Pengendara harus antre ketika melewati jalan provinsi yang rusak dan ditanami pisang di Desa Lalonggasu, Tinanggea, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Senin (5/4/2021). Warga menanam pohon pisang serta memblokade jalan bagi kendaraan roda empat sebagai bentuk kekecewaan akibat infrastruktur jalan yang tidak kunjung diperbaiki bertahun-tahun lamanya.

Mengendarai motor yang baru dibelinya dua tahun lalu, Rugaenah pelan melaju di jalan yang berdebu. Meliuk menghindari lubang, ia berhenti saat mobil melaju dari arah berlawanan. Ada pohon pisang ditanam di tengah jalan.

Berbincang sebentar dengan pengendara mobil yang berbalik arah, ia lalu melanjutkan perjalanan. Kepala Sekolah Dasar Negeri 11 Tinanggea, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, ini menuju sekolah membawa beberapa peralatan kebersihan.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Hamzirwan Hamid
Memuat data..