logo Kompas.id
NusantaraPercepat Perekaman Data Kependudukan Orang Rimba

Percepat Perekaman Data Kependudukan Orang Rimba

Hampir dua pekan berjalan, pendataan kependudukan terbaru bagi komunitas Orang Rimba baru menyasar 402 jiwa. Perlu terobosan teknis agar pendataan tidak molor dan bantuan sosial dapat cepat disalurkan.

Oleh IRMA TAMBUNAN
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/IRMA TAMBUNAN

Peluncuran data kependudukan bagi komunitas pedalaman Orang Rimba, di Jelutih, Batanghari, Jambi, Rabu (11/3/2021). Itu menandai pengakuan formal pemerintah atas keberadaan Orang Rimba sebagai warga negara. Dengan memiliki kartu keluarga dan kartu tanda penduduk berarti Orang Rimba dapat mengakses langsung berbagai program pemerintah baik di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, maupun hukum.

JAMBI, KOMPAS - Rencana pemerintah pusat menyalurkan bantuan sosial bagi komunitas Orang Rimba di Provinsi Jambi, secara menyeluruh masih terbentur lambannya perekaman data kependudukan. Hampir dua pekan berjalan, pendataan baru menyasar 402 jiwa.

Padahal, Menteri Sosial Tri Rismaharini menargetkan sudah akan menyalurkan bantuan sosial bagi seluruh Orang Rimba yang berpopulasi 6.000-an jiwa itu pada April 2021. Penyaluran bantuan hanya dapat menyasar warga yang telah direkam data kependudukannya.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Gregorius Finesso
Bagikan
Memuat data..