logo Kompas.id
NusantaraNelayan Natuna Minta Bukti Alat Tangkap Ramah Lingkungan

Nelayan Natuna Minta Bukti Alat Tangkap Ramah Lingkungan

Nelayan tradisional di Natuna meminta bukti kesiapan nelayan cantrang berganti alat tangkap yang ramah lingkungan. Dikhawatikan, nelayan pantura hanya mengganti nama cantrang dengan istilah lain.

Oleh PANDU WIYOGA
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Aditya Putra Perdana

Nelayan menunjukkan jaring cantrang di kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai Bajomulyo, Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

BATAM, KOMPAS — Nelayan tradisional di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, meminta bukti kesiapan nelayan pantai utara Jawa Tengah mengganti cantrang menjadi alat tangkap ramah lingkungan. Mereka khawatir nelayan pantura sekadar mengganti nama cantrang dengan istilah lain. Kementerian Kelautan dan Perikanan diminta segera menyuguhkan hasil penelitian matang.

Ketua Aliansi Nelayan Natuna Hendri, Senin (15/2/2021), mengatakan, hampir mustahil mengubah cantrang menjadi alat tangkap ramah lingkungan dalam hitungan bulan. Pasalnya, desain kapal nelayan dibuat berdasarkan jenis alat tangkap yang digunakan sehingga penggantian alat mengharuskan nelayan merombak total desain kapal. Hal itu butuh waktu lama dan biaya besar.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Gregorius Finesso
Memuat data..