logo Kompas.id
MetropolitanBanjir Periodik di Kabupaten Bekasi Belum Juga Teratasi

Banjir Periodik di Kabupaten Bekasi Belum Juga Teratasi

Kesadaran kolektif dan kerja bersama antara pemerintah pusat dan daerah mutlak adanya untuk menyelesaikan persoalan banjir berulang di Kabupaten Bekasi.

Oleh STEFANUS ATO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/AGUS SUSANTO

Foto udara kawasan hunian dan persawahan yang terendam banjir luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (22/2/2021).

BEKASI, KOMPAS — Selama 14 tahun terakhir, banjir skala kecil hingga besar rutin terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kesadaran kolektif dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat dibutuhkan untuk menyelesaikan bencana berulang tersebut.

Dalam diskusi Cikarang Corner bertajuk Banjir ”Kawan atau Lawan” di Hutan Bambu Warbong, Desa Sukadanau, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Minggu (21/3/2021), para pihak saling urun rembuk. ”Dua tahun terakhir, pada 2020, banjir terjadi di 18 kecamatan. Tahun ini, 15 kecamatan, 35 desa, dan tersebar di 120 titik dengan jumlah warga terdampak 14.845 keluarga,” kata anggota DPRD Kabupaten Bekasi Budiyanto.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Gesit Ariyanto
Bagikan
Memuat data..