logo Kompas.id
KesehatanPemahaman tentang Pandemi di...

Pemahaman tentang Pandemi di Masyarakat Masih Perlu Dibangun

Pemahaman masyarakat terhadap Covid-19 dinilai belum menyeluruh akibat infodemi. Ruang diskusi publik dan penanganan hoaks tentang Covid-19 jadi penting agar masyarakat lebih mawas diri menghadapi pandemi.

Oleh
SEKAR GANDHAWANGI
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/_B0m0CkRez8kbIaejabGbvi_mQE=/1024x672/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F05%2F20210508TAM-06_1620477296.jpg
KOMPAS/TATANG MULYANA SINAGA

Kerumunan di kawasan pertokoan di Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/5/2021). Kerumunan membuat jaga jarak diabaikan sehingga berpotensi meningkatkan potensi penularan Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS — Pemahaman yang menyeluruh tentang pandemi Covid-19 masih perlu dibangun di tengah masyarakat. Pemahaman itu kemudian diolah menjadi pengetahuan baru untuk mengantisipasi potensi penyakit di masa depan.

Hal ini mengemuka dalam diskusi daring buku Memahami Krisis dan Kemelut Pandemi Covid-19 oleh Direktorat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Sabtu (19/6/2021). Buku itu ditulis mantan penasihat sistem kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia Regional Asia Tenggara (WHO-SEARO) Ilsa Nelwan dan pengajar Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran Noer Fauzi Rachman.

Editor:
Adhitya Ramadhan
Bagikan