logo Kompas.id
โ€บ
Internasionalโ€บGringsing, Menolak Bala...
Iklan

Gringsing, Menolak Bala Penghalang G20

Tenun gringsing tidak hanya sekadar karya budaya. Gringsing sarat dengan makna simbolik,

Oleh
DAHLIA IRAWATI, COKORDA YUDISTIRA M PUTRA
ยท 1 menit baca
Sejumlah produk tenun Gringsing dipajang dalam Pameran IKM Bali Bangkit di Taman Werdhi Budaya, Denpasar, Bali, Selasa (8/11/2022). Tenun Gringsing adalah salah satu produk tenun khas Bali yang memiliki motif unik dan diwarnai dengan sejumlah bahan alami seperti akar kayu dan kerang.
KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO

Sejumlah produk tenun Gringsing dipajang dalam Pameran IKM Bali Bangkit di Taman Werdhi Budaya, Denpasar, Bali, Selasa (8/11/2022). Tenun Gringsing adalah salah satu produk tenun khas Bali yang memiliki motif unik dan diwarnai dengan sejumlah bahan alami seperti akar kayu dan kerang.

Tenun gringsing. Warnanya meneduhkan, dominan coklat kemerahan, dengan aksen putih dan hitam, mirip warna tanah, Ibu Pertiwi. Motifnya di antaranya mengadopsi gambar swastika, yang melambangkan keseimbangan dan keselamatan. Motif lain adalah lekukan seperti huruf โ€Uโ€ yang menandakan dari mana salah satu wastra Nusantara itu berasal, Tenganan, sebuah desa kecil โ€berpagarโ€ pegunungan di Kabupaten Karangasem, Bali.

Bagi warga lokal, tenun gringsing bukan sekadar karya seni. Kain tenun itu memiliki makna simbolik, yaitu menolak bala, sebagaimana namanya, gringsing.

Editor:
BONIFASIUS JOSIE SUSILO HARDIANTO
Bagikan