logo Kompas.id
InternasionalKrisis Air Global, Pengelolaan...

Krisis Air Global, Pengelolaan Air Tanah Jadi Solusi

Krisis air dunia di ambang pintu. PBB mengusulkan solusi yang selama ini banyak dinilai bermasalah, yaitu pemanfaatan air tanah.

Oleh
LARASWATI ARIADNE ANWAR
· 1 menit baca
Sekretaris Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Antonius Ratdomopurbo (kiri) bersama sejumlah pejabat lain mengecek sumur bor di Desa Sumbergiri, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (16/2/2019).
KOMPAS/HARIS FIRDAUS

Sekretaris Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Antonius Ratdomopurbo (kiri) bersama sejumlah pejabat lain mengecek sumur bor di Desa Sumbergiri, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (16/2/2019).

Pemakaian air tanah merupakan praktik yang banyak ditemukan di negara-negara berkembang. Selama ini, pemakaian air tanah dinilai membawa lebih banyak masalah terhadap kelestarian lingkungan. Penyedotan yang berlebihan mengakibatkan penurunan air tanah ataupun kekeringan. Akan tetapi, laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa justru mengusulkan pemanfaatan air tanah secara berkelanjutan untuk menangani krisis air global.

Laporan itu dikeluarkan PBB melalui Divisi Perkembangan Air Global dan diterbitkan di situs Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO). Disebutkan bahwa kebutuhan air bersih penduduk Bumi meningkat 1 persen setiap tahun.

Editor:
FRANSISCA ROMANA
Bagikan