logo Kompas.id
InternasionalEropa Akui Efek Samping Vaksin AstraZeneca

Eropa Akui Efek Samping Vaksin AstraZeneca

Inggris dan Italia berharap orang-orang berusia di bawah 30 tahun diberikan vaksin selain Vaxzeria buatan AstraZeneca. EMA tetap menekankan bahwa manfaat vaksinasi dengan Vaxzeria tetap lebih besar.

Oleh kris mada
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/OLI SCARFF

Vaksinasi di Masjid Nottingham, Inggris, 6 April 2021. Lebih dari 30 juta warga Inggris disuntik dengan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca.

BRUSSELS, KAMIS — Badan Pengawas Obat-obatan Eropa mengakui vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca dapat memicu penggumpalan darah. Namun, lembaga itu dan beberapa pakar di sejumlah negara menekankan dampak negatif vaksinasi jauh di bawah manfaatnya.

Badan Pegawas Obat-obatan Eropa (EMA) mengumumkan hasil pemeriksaan pada Rabu (7/4/2021) siang waktu Brussels, Belgia, atau Kamis dini hari WIB. Pengumuman itu diikuti rapat para menteri kesehatan Uni Eropa yang berupaya menyikapi hasil penelitian EMA. Sayangnya, para menteri kesehatan gagal bersepakat.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Bonifasius Josie Susilo H
Memuat data..