logo Kompas.id
HiburanCanda, Tawa, dan Kritik, Eh...
Iklan

Canda, Tawa, dan Kritik, Eh Kena!

Lakon ”Perempuan-perempuan Pilihan” benar-benar mengukuhkan pendapat bahwa kritik menjadi tidak tabu disampaikan. Bahkan, kritik pedas pun menjadi gurih jika disampaikan dalam nuansa hiburan yang kental.

Oleh
IGNATIUS NAWA TUNGGAL
· 1 menit baca
Pementasan <i>Perempuan-perempuan Pilihan</i> di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jumat (16/7/2022). Pertunjukan ke-37 yang digelar Indonesia Kita itu mengangkat cerita kepemimpinan perempuan di sebuah negeri yang semua penduduknya adalah perempuan. Semua pemain dalam pertunjukan tersebut, termasuk pemain pria, tampil membawakan karakter perempuan.
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Pementasan Perempuan-perempuan Pilihan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jumat (16/7/2022). Pertunjukan ke-37 yang digelar Indonesia Kita itu mengangkat cerita kepemimpinan perempuan di sebuah negeri yang semua penduduknya adalah perempuan. Semua pemain dalam pertunjukan tersebut, termasuk pemain pria, tampil membawakan karakter perempuan.

Kritik bisa tidak menyakiti kalau disampaikan dengan halus dan indah. Apalagi sambil bercanda, lalu tertawa bersama karena masing-masing merasa ditelanjangi. Begitulah seri pentas Indonesia Kita selalu mengemas pementasannya.

Lakon Perempuan-perempuan Pilihan benar-benar mengukuhkan pendapat bahwa kritik menjadi tidak tabu disampaikan jika pada akhirnya memberi hiburan. Bahkan, kritik pedas pun menjadi gurih jika disampaikan dalam nuansa hiburan yang kental.

Editor:
PUTU FAJAR ARCANA, DAHONO FITRIANTO
Bagikan