logo Kompas.id
Gaya HidupTindak Tegas Masyarakat yang Nekat Mudik

Tindak Tegas Masyarakat yang Nekat Mudik

Pemerintah meminta masyarakat untuk mematuhi larangan mudik Lebaran guna mencegah penyebaran Covid-19. Mereka yang melanggar akan ditindak tegas.

Oleh
DEONISIA ARLINTA
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas

Polisi meminta pengendara yang ingin mudik untuk putar balik di Jalan Medan-Tebing Tinggi, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (6/5/2021). Kepatuhan terhadap larangan mudik sangat penting di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Sumut.

JAKARTA, KOMPAS — Aturan pemerintah untuk meniadakan mudik mulai berlaku pada 6 Mei 2021. Masyarakat diminta mematuhi kebijakan ini agar upaya pencegahan penularan Covid-19 bisa berjalan optimal. Sanksi tegas pun akan diberikan kepada masyarakat yang melanggar aturan tersebut.

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, di Jakarta, Kamis (6/5/2021), mengatakan, aturan peniadaan mudik berlaku pada 6-17 Mei 2021. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 H. Terkait pemberlakuan aturan ini, seluruh wilayah perbatasan pun telah dijaga oleh pihak kepolisian.

Editor:
Adhitya Ramadhan
Bagikan