logo Kompas.id
EkonomiPenyaluran Subsidi Melalui...

Penyaluran Subsidi Melalui FLPP Tahun 2021 Berakhir

Penyaluran skema rumah bersubsidi melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan atau FLPP tahun ini berakhir pada 31 Oktober 2021. Mulai 2022, program FLPP akan beralih ke Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat.

Oleh
BM Lukita Grahadyarini
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/6lCBneyn10Gpj2rFW2iFXQeDBt8=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F06%2F86b778e4-35eb-45cd-a1e5-5a84e021660f_jpg.jpg
Kompas/Hendra A Setyawan

Pekerja merampungkan pembangunan kompleks perumahan bersubsidi di kawasan Jampang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/6/2021). Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sesuai rencana strategis 2020-2024 menargetkan penyediaan 5 juta unit rumah. Sebanyak 900.000 unit di antaranya rumah bersubsidi yang dibiayai melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), subsidi selisih bunga, dan subsidi bantuan uang muka.

JAKARTA, KOMPAS — Penyaluran dana subsidi perumahan melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan atau FLPP tahun 2021 ditutup per 31 Oktober 2021. Alokasi FLPP untuk masyarakat berpenghasilan rendah itu mencapai 178.728 unit atau tertinggi sejak 2010.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Arief Sabaruddin mengemukakan, penyaluran dana FLPP tahun 2021 tercatat 178.728 unit senilai Rp 19,57 triliun. Penyaluran ini mencapai 113,48 persen dari target pemerintah tahun ini sejumlah 157.500 unit.

Editor:
Nur Hidayati
Bagikan