logo Kompas.id
EkonomiWaspadai Perlambatan Ekonomi China dan Amerika Serikat

Waspadai Perlambatan Ekonomi China dan Amerika Serikat

Ekspansi China melambat sejak Juli 2021, sedangkan pemulihan ekonomi Amerika Serikat diperkirakan melambat karena gelombang Covid-19 yang dipicu varian Delta. Indonesia perlu mewaspadai penurunan ekspor.

Oleh Hendriyo Widi
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ALIF ICHWAN

Aktivitas bongkar muat peti kemas menjelang pergantian tahun di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (30/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS — Tren surplus neraca perdagangan Indonesia memang terus berlanjut lantaran ditopang kenaikan harga komoditas dan pemulihan ekonomi sejumlah negara tujuan ekspor. Kendati begitu, Indonesia perlu mewaspadai penurunan ekspor secara bulanan sebagai imbas lonjakan kasus Covid-19 di dalam negeri ataupun sejumlah negara.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, total nilai ekspor migas dan nonmigas Indonesia pada Juli 2021 sebesar 17,7 miliar dollar AS, sedangkan impornya 15,11 miliar dollar AS. Dengan demikian, neraca perdagangannya surplus 2,59 miliar dollar AS, melanjutkan tren surplus selama 15 bulan berturut-turut.

Editor: Mukhamad Kurniawan
Bagikan